Example floating
Example floating
Example 728x250
GorontaloDaerahOpini

ASPAL MENDADAK MULUS JELANG EVENT: FIKRI ABDULLAH SINDIR KERAS, “RUSAK BERTAHUN, DIPERBAIKI SAAT DISOROT”

19
×

ASPAL MENDADAK MULUS JELANG EVENT: FIKRI ABDULLAH SINDIR KERAS, “RUSAK BERTAHUN, DIPERBAIKI SAAT DISOROT”

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Gorontalo — Percepatan perbaikan jalan di sejumlah titik di Gorontalo menjelang Pekan Nasional Petani Nelayan menuai sorotan tajam. Fikri Abdullah menilai langkah ini bukan sekadar pembangunan, melainkan cerminan pola kerja yang patut dipertanyakan.

Menurutnya, ironi terlihat jelas: jalan yang selama bertahun-tahun dikeluhkan warga karena rusak, justru baru disentuh serius ketika daerah bersiap menyambut agenda nasional dan tamu penting.

HUBUNGI 0823-8710-7828
Example 300x600
HUBUNGI 0823-8710-7828

“Ketika sorotan datang, semuanya bisa bergerak cepat. Lalu selama ini, ke mana saja perhatian itu?” kritik Fikri.

Ia menilai pola seperti ini menunjukkan kecenderungan kebijakan yang reaktif—bergerak karena tekanan momentum, bukan karena kebutuhan nyata masyarakat. Bahkan, percepatan proyek dalam waktu singkat dinilai berisiko hanya mengejar tampilan, bukan kualitas jangka panjang.

Fikri juga menyoroti pentingnya keterbukaan dalam proyek infrastruktur tersebut. Ia mendesak agar pemerintah tidak hanya bekerja cepat, tetapi juga transparan dalam hal anggaran, proses pengerjaan, serta pengawasan di lapangan.

“Jangan sampai ini sekadar perbaikan kosmetik demi menjaga citra saat event berlangsung. Infrastruktur jalan adalah kebutuhan harian rakyat, bukan panggung sesaat,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa publik berhak mempertanyakan motif di balik percepatan tersebut. Tanpa transparansi, wajar jika muncul kecurigaan bahwa langkah ini lebih berorientasi pada pencitraan dibanding kepentingan masyarakat luas.

Fikri pun menegaskan bahwa pembangunan seharusnya hadir secara konsisten, bukan muncul secara musiman mengikuti agenda besar.

“Kalau rakyat harus menunggu event nasional untuk merasakan jalan yang layak, berarti ada yang salah dalam prioritas pembangunan,” pungkasnya.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *